Monday, August 5, 2013

Catatan Fitokimia #3

Pada tulisan ini, saya hanya ingin berbagi sedikit tentang satu hal yang menjadi pertanyaan ketika ada teman saya yang mempresentasikan tentang cara ekstraksi, isolasi, identifikasi, dan penetapan kadar senyawa flavonoid.

Ada yang bertanya, misalya terdapat senyawa yang memiliki Rf sama (Rf merupakan nilai perbandingan antara jarak yang ditempuh oleh sampel dibandingkan dengan jarak yang ditempuh oleh pelarut), apakah yakin keduanya merupakan senyawa dari 'spesies' yang sama? Ini terkait dengan bagaimana caranya dapat mengetahui bahwa suatu senyawa yang diisolasi telah benar-benar murni. Lalu presenternya menjawab bahwa bisa diketahui senyawa yang diisolasi telah benar-benar murni dengan mengetahui titik lelehnya. Namun dosen saya menjelaskan, dengan titik leleh saja belum cukup untuk mengetahui suatu senyawa yang diisolasi telah benar-benar murni, cara yang tepat untuk mengetahui itu adalah dengan mengetahui spektrum HNMR-nya. Kembali lagi untuk senyawa yang memiliki Rf sama, belum tentu merupakan senyawa yang sama. Ketika kita mengetahui Rf tersebut melalui KLT, Rf yang sama, tetapi bisa jadi terdapat gugus yang berbeda.

Apabila terdapat kesalahan, mohon dimaafkan. Jangan jadikan tulisan ini untuk referensi, carilah dari buku atau jurnal-jurnal yang terpecaya. Saya hanya mencoba membantu meningkatkan pemahaman saja. Terima kasih atas kunjungannya. Semoga bermanfaat :D

0 comments:

Post a Comment

If you want to be notified that I've answered your comment, please leave your email address. Your comment will be moderated, it will appear after being approved. Thanks.
(Jika Anda ingin diberitahu bahwa saya telah menjawab komentar Anda, tolong berikan alamat email Anda. Komentar anda akan dimoderasi, akan muncul setelah disetujui. Terima kasih.)