Monday, September 1, 2014

Catatan Kewirausahaan #1

Hari ini saya mendapatkan mata kuliah kewirausahaan yang pertama kali. Dosennya didatangkan dari luar fakultas, yaitu Pak Eko dari FISIP. Di pertemuan pertama ini, tidak banyak yang dibahas hanya pengantarnya saja. Sangat senang mendapatkan mata kuliah ini karena bisa menuntun kami sebagai calon apoteker untuk berani membuka usaha sendiri atau memiliki jiwa pengusaha. 

Sangat menyenangkan juga cara belajarnya, kami dikabarkan bahwa ujian akhir semesternya akan berupa penyusunan proposal bisnis tanpa perlu ujian tulis karena dianggap penyusunan proposal bisnis lebih mengena untuk kami ingat karena kami langsung mempraktikkan bagaimana membuatnya bukan hanya sekadar menghafal. Meskipun demikian, ujian tulis tetap ada di tengah semester untuk menguji kemampuan teori kami. 

Di awal, kami dikenalkan untuk dapat membedakan small bussiness dengan entrepreneur. Bedanya yang pertama, small bussiness melibatkan 1-50 oran dan memiliki usahanya sendiri, yang dijualkan sudah ada produknya, sementara entrepreneur merupakan suatu permulaan atau start new bussiness study, produk yang dijual merupakan ide bisnis yang baru, sehingga ada produk yang diciptakan. Selain itu pada entrepreneur terdapat konsep ATM (Amati, Tiru, Modifikasi) karena menciptakan sesuatu itu sangat sulit, kebanyakan melakukan peniruan lalu dimodifikasi. Bedanya yang kedua, risiko yang dihadapi pada small bussiness lebih kecil dibandingkan dengan entrepreneur, pada entrepreneur selain risiko ada juga ketidakpastian dalam mendapatkan profit tertentu. 

Dalam hal ini, Dragons Den dan Shark Tank menjadi rekomendasi tontonan untuk mata kuliah ini.

Selain itu, perlu juga untuk mengetahui beda antara small bussiness dengan high growth venture


Pada small bussiness, ketika ada masalah pada perusahaan maka solusinya adalah dengan memotong biaya. Misalnya perusahaan tersebut mengalami kerugian akibat dirampok, maka keputusannya adalah memotong gaji karyawannya dengan kesepakatan. Berbeda dengan itu, high growth venture lebih berusaha menjual lebih banyak produk meskipun membutuhkan biaya produksi dan pemasaran yang lebih agar kekurangan pendapatan tertutupi. Oleh karena itu, terkait dengan sumber daya manusianya, small bussiness lebih menekankan pada hal kekeluargaan, semuanya didasarkan atas kesepakatan bersama. Sementara pada high growth venture, secara profesional, setiap karyawan digaji, diberikan asuransi, dan hal-hal lainnya.

Terdapat alasan kenapa harus menjadi entrepreneur atau pengusaha, antara lain:
  1. Fleksibilitas, ketika bisnis sudah stabil, pengusaha akan memiliki fleksibilitas waktu, proporsi antara pekerjaan dan keluarga dapat diatur dengan sangat fleksibel.
  2. Pendapatan, pengusaha akan memiliki income  yang aman ketika bisnis sudah stabil.
  3. Wealth atau kekayaan, selain pendapatan aman, pendapatan yang didapatkan dapat akan sangat tinggi.
  4. Mengembangkan produk dari gagasan sendiri.
  5. Mendapatkan recognition dan admiration dari orang lain. Menjadi pengusaha yang berhasil, akan memperlihatkan kepada orang lain bahwa kita telah meraih sesuatu sehingga mendapatkan semacam respect dari orang lain.
  6. Power.
  7. Family.
Yang menjadi tantangan sebagai pengusaha antara lain:
  1. Modal. Kebanyakan orang takut membuka usaha atau bisnis karena khawatir modal tidak cukup. Pengusaha harus mampu mengatasi persoalan ini.
  2. Kebanyakan orang yang memulai usaha berpikir bahwa hanya hal yang hitech yang mampu menghasilkan uang yang banyak, padahal tidak.
  3. 70%-90% usaha baru gagal dalam 2 tahun. Oleh karena itu, memang perlu usaha dan kerja keras untuk memiliki usaha yang stabil.Pengusaha yang benar-benar sukses saja telah mengalami kegagalan berkali-kali dahulu. 
Hanya sampai di situ materi yang diberikan pada pertemuan pertama, pertemuan berikutnya akan lebih banyak sepertinya. Maaf apabila terdapat kesalahan. Semoga bermanfaat. Terima kasih sudah berkunjung :D

0 comments:

Post a Comment

If you want to be notified that I've answered your comment, please leave your email address. Your comment will be moderated, it will appear after being approved. Thanks.
(Jika Anda ingin diberitahu bahwa saya telah menjawab komentar Anda, tolong berikan alamat email Anda. Komentar anda akan dimoderasi, akan muncul setelah disetujui. Terima kasih.)